“Separuh umur Ayah sudahhabis untuk membantu setiap kenduri di kampungini, bagaimana kalau tanggung jawab itu dibebankan pada yang lebih muda?” saran Azrial, putra sulung Makaji sewaktu ia pulang kampung enam bulan lalu., “Mungkin sudah saatnya Ayah berhenti.”, “Belum! Akan Ayah pikul beban ini hingga tangan Ayah tak lincah lagi meracik bumbu,” balasMakaji waktu itu., “Kalaumemang masih ingin jadi juru masakbagaimanakalau Ayah jadi juru masak di salah satu rumah makan milik saya di Jakarta? Saya tak inginlagi berjauhan dengan Ayah.”, Sejenak Makaji diammendengar tawaran Azrial. Tabiat orang tuamemang selalu begitu, walau terasa semanis gula, tak bakal langsung direguknya, meski sepahit empedu tidak pula buru-buru dimuntahkannya, mesti matang ia menimbang. Makaji memang sudah lama menunggu ajakan seperti itu. Orang tua mana yang tak ingin berkumpul dengan anaknya di hari tua? Dan kini, gayung telahbersambut, sekali saja ia mengangguk, Azrialakan segera memboyongnya ke rantau. Makaji tetap akan mempunyai kesibukan di Jakarta, ia akan jadijurumasak di rumah makan milik anaknya sendiri., “Beri Ayahkesempatan satu kenduri lagi”, \\Kenduri siapa?” tanya Azrial., “Mangkudun. Anak gadisnya baru saja dipinang orang. Sudah terlanjur Ayah sanggupi, malu kalau tiba-tiba dibatalkan.”, Merah padam muka Azrial mendengar nama itu.

kalau kita melihat pertanyaan ini sering tidak menemukan jawaban dan cara penyelesaianya. kita sudah mencarinya kesana sini diinternet. Untuk menyelesaikan pertanyaan yang sulit tersebut, faq.co.id telah menyiapkan soal beserta caranya. Mulai dari kelas 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 juga tersedia secara gratis.

diharapkan dengan adanya jawaban soal ini dapat mempermudah kamu dalam belajar di rumah maupun disekolah saat diberikan tugas oleh bapak/ ibu guru. materi yang disediakan sangat lengkap mulai matematika, ipa, ips, penjaskes, kimia, fisika, ekonomi, dan materi pelajaran lainya. oke teman teman jangan berlama lagi mari simak pertanyaan dan penjelasan lengkapnya dibawah ini ya.

PERTANYAAN :


Cermatilah kutipan cerpen berikut!

  “Separuh umur Ayah sudah habis untuk membantu setiap kenduri di kampung ini, bagaimana kalau tanggung jawab itu dibebankan pada yang lebih muda?” saran Azrial, putra sulung Makaji sewaktu ia pulang kampung enam bulan lalu.

   ”Mungkin sudah saatnya Ayah berhenti.”

  “Belum! Akan Ayah pikul beban ini hingga tangan Ayah tak lincah lagi meracik bumbu,” balas Makaji waktu itu.

  ”Kalau memang masih ingin jadi juru masak bagaimana kalau Ayah jadi juru masak di salah satu rumah makan milik saya di Jakarta? Saya tak ingin lagi berjauhan dengan Ayah.”

    Sejenak Makaji diam mendengar tawaran Azrial. Tabiat orang tua memang selalu begitu, walau terasa semanis gula, tak bakal langsung direguknya, meski sepahit empedu tidak pula buru-buru dimuntahkannya, mesti matang ia menimbang. Makaji memang sudah lama menunggu ajakan seperti itu. Orang tua mana yang tak ingin berkumpul dengan anaknya di hari tua? Dan kini, gayung telah bersambut, sekali saja ia mengangguk, Azrial akan segera memboyongnya ke rantau. Makaji tetap akan mempunyai kesibukan di Jakarta, ia akan jadi juru masak di rumah makan milik anaknya sendiri.

Baca Juga :  The capital city of Indonesia is

   ”Beri Ayah kesempatan satu kenduri lagi”

   \\Kenduri siapa?” tanya Azrial.

   ”Mangkudun. Anak gadisnya baru saja dipinang orang. Sudah terlanjur Ayah sanggupi, malu kalau tiba-tiba dibatalkan.”

    Merah padam muka Azrial mendengar nama itu.

Juru Masak, Damhuri Muhammadspace 

Analisislah kandungan nilai yang terkandung dalam kutipan cerpen tersebut dan sertai dengan argumentasi yang logis!space 

Jawaban

 dalam kutipan cerpen tersebut terkandung nilai budaya, nilai moral, dan nilai sosial.space 


Cerpen adalah cerita yang menurut wujud fisiknya berbentuk pendek. Di dalam cerpen terdapat nilai ajaran yang merupakan salah satu unsur ekstrinsik dalam cerpen.

Nilai ajaran atau etika dalam kehidupan selalu terkandung dalam suatu cerpen yang ditulis dengan baik. Berbagai nilai tersebut dikemas secara implisit atau secara tidak langsung melalui alur, latar, tokoh dan tema yang diusung. Beberapa nilai tersebut meliputi nilai budaya, moral, agama dan nilai praktis lainnya.

Nilai moral/etik adalah nilai yang memberikan atau memancarkan nasihat atau ajaran yang berkaitan dengan berbagai pertimbangan etika dan moral. Moral atau etika yang dimaksud berkaitan dengan norma-norma budi pekerti, susila dan akhlak baik-buruknya tingkah laku yang ada dalam suatu masyarakat atau kelompok tertentu. Nilai sosial adalah berbagai nilai yang berkaitan dengan masalah tata pergaulan antara individu dalam masyarakat. Tata pergaulan itu menyangkut interaksi sosial antarmanusia, baik secara individu maupun kelompok. Nilai budaya adalah nilai yang berkaitan dengan kebudayaan, peradaban, adat-istiadat maupun kebiasaan suatu masyarakat yang dijaga untuk tujuan positif.

Baca Juga :  sebutkan 2 fungsi sumsum tulang belakang!sebutkan 2fungsi sumsum lanjutan!sebutkan 3fungsi saraf simpatik!sebutkan 3 fungsi saraf parasimpatik!

Pada kutipan cerpen tersebut terkandung beberapa nilai kehidupan, antara lain:

  1. Nilai budaya yang secara tidak langsung diajarkan yaitu lewat acara kenduri yang biasanya dilaksanakan saat memperingati acara istimewa, minta berkat, selamatan dan lain sebagainya. Acara kenduri secara tidak langsung memberikan pelajaran untuk berbagi kebahagiaan dengan orang lain. Hal itu diceritakan dalam kutipan “Separuh umur Ayah sudah habis untuk membantu setiap kenduri di kampung ini, bagaimana kalau tanggung jawab itu dibebankan pada yang lebih muda?
  2. Nilai lain yang terkandung dalam cerpen tersebut adalah nilai moral. Lewat tokoh ayah, penulis ingin memberikan sebuah pesan bahwa harus bertanggung jawab ketika sudah melakukan sesuatu terutama ketika sudah berjanji. Hal itu dibuktikan pada kutipan “Belum! Akan Ayah pikul beban ini hingga tangan Ayah tak lincah lagi meracik bumbu,” balas Makaji waktu itu..”
  3. Dalam kutipan cerpen tersebut juga terkandung nilai sosial. Penulis memberikan nilai-nilai kehidupan yang bisa dijadikan pegangan hidup bermasyarakat lewat tokoh ayah. Saat Azrial ingin mengajak ayahnya untuk ke Jakarta tapi ayahnya meminta satu kesempatan lagi untuk menjadi juru masak di acara kenduri tetangganya padahal bisa saja dia membatalkannya, tetapi dia menjaga kepercayaan orang lain (tetangganya) dan tanggung jawab yang sudah diberikan kepadanya. Hal itu dipaparkan secara tidak langsung pada kutipan “Mangkudun. Anak gadisnya baru saja dipinang orang. Sudah terlanjur Ayah sanggupi, malu kalau tiba-tiba dibatalkan.
Baca Juga :  Konferensi Meja Bundar meninggalkan satu permasalahan besar bagi Indonesia yaitu…

Dengan demikian, dalam kutipan cerpen tersebut terkandung nilai budaya, nilai moral, dan nilai sosial.space 


itulah kunci jawaban dan rangkuman mengenai pertanyaan dan pembahasan soal nya. semoga bermanfaat untuk adik dan teman teman semua. nantikan jawaban yang berkualitas lainya hanya di situs faq.co.id ini. Terimakasih semoga dapat nilai yang bagus dan dapat juara kelas ya.

DISCLAIMER

Orangtua dapat mengoreksi kembali jawaban diatas. kunci jawaban ini sebagai bahan referensi dan panduan belajar siswa di rumah. untuk itu siswa dapat memeriksanya kembali apabila ada kesalahan atau penulisan isi jawaban.

Tinggalkan komentar

Faq App

Aplikasi ringan dan simple untuk mencari kunci jawaban pertanyaan yang beredar diinternet. mulai kunci jawaban tingkat sd smp dan sma sederajat. dilengkap dengan pembahasan lengkap dan terbaru. 99% isian jawaban akurat dan mudah dimengerti.

Services

Tentang

Kerjasama

Kebijakan Privasi

Hubungi Kami

faqcoid@gmail.com

Jakarta, Indonesia.