Pengolahan limbah secara aerob terdiri atas dua metode pengolahan, yaitu proses yang menggunakan lumpur aktif dan proses yang menggunakan saringan tetes. Jelaskan mengenai kedua metode tersebut!

kalau kita melihat pertanyaan ini sering tidak menemukan jawaban dan cara penyelesaianya. kita sudah mencarinya kesana sini diinternet. Untuk menyelesaikan pertanyaan yang sulit tersebut, faq.co.id telah menyiapkan soal beserta caranya. Mulai dari kelas 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 juga tersedia secara gratis.

diharapkan dengan adanya jawaban soal ini dapat mempermudah kamu dalam belajar di rumah maupun disekolah saat diberikan tugas oleh bapak/ ibu guru. materi yang disediakan sangat lengkap mulai matematika, ipa, ips, penjaskes, kimia, fisika, ekonomi, dan materi pelajaran lainya. oke teman teman jangan berlama lagi mari simak pertanyaan dan penjelasan lengkapnya dibawah ini ya.

PERTANYAAN :


Pengolahan limbah secara aerob terdiri atas dua metode pengolahan, yaitu proses yang menggunakan lumpur aktif dan proses yang menggunakan saringan tetes. Jelaskan mengenai kedua metode tersebut!

Pembahasan

1. Tricking Filter (Saringan Tetes)

Tricking filter merupakan salah satu aplikasi pengolahan limbah cair dengan menggunakan teknologi biofilm. Proses biologis yang terjadi pada biofilm adalah pseudo steady state, yaitu pengabaian reaksi pertumbuhan biofilm dan difusi substrat pada suatu skala waktu tertentu.

Saringan tetes dirancang untuk menangani limbah cair yang encer. Saringan tetes bukan filter tetapi unit-unit oksidasi aerob yang menyerap dan mengoksidasi bahan organik dalam limbah yang melalui media filter. Media yang dalam saringan tetes umumnya adalah hancuran batu atau karang dengan ukuran besar, umumnya 2 sampai 4 inci, atau media plastik dengan berbagai konfigurasi.

Baca Juga :  Bila sebuah benda dijatuhkan tanpa kecepatan awal dan gesekan udara diabaikan, maka ....

Bakteri fakultatif heterotrofik merupakan populasi mikroorganisme terbesar dalam saringan tetes Protozoa dan bentuk-bentuk kehidupan hewan yang lebih tinggi terdapat dalam saringan dan ganggang akan tumbuh dalam permukaan saringan yang muatannya tidak berlebihan, tetapi tidak akan tumbuh di bawah permukaan karena sinar matahari tidak dapat tembus. Bahan organik di dalam air limbah akan merangsang pertumbuhan biologik pada permukaan media. Bahan organik tersebut akan diuraiakan oleh mikroorganisme yang menempel pada media filter. Bahan organik sebagai substrat yang terlarut dalam limbah cair diabsorbsi biofilm (lapisan berlendir). Pada bagian luar lapisan biofilm, bahan organik diuraikan mikroorganisme aerob. Pertumbuhan mikroorganisme akan mempertebal lapisan biofilm. Oksigen yang terdifusi dapat dikonsumsi sebelum biofilm mencapai ketebalan maksimium. Apabila mencapai ketebalan penuh, oksigen tidak mencapai penetrasi secara penuh, sehingga  bagian dalam atau permukaan media menjadi anaerob.

Pada saat lapisan biofilm mengalami penambahan ketebalan, bahan organik yang diabsorbsi dapat diuraikan oleh mikroorganisme, namun tidak dapat mencapai mikroorganisme yang berada di permukaan media. Dengan kata lain, tidak tersedia bahan organik untuk sel karbon pada bagian permukaan media, sehingga organisme pada bagian permukaan akan mengalami fase indegenous (mati). Pada akhirnya, mikroorganisme sebagai biofilm tersebut akan lepas dari media dan cairan yang masuk akan turut melepas dan mendorong biofilm keluar. Setelah itu, lapisan biofilm baru akan segera tumbuh. Penting diperhatikan agar pertumbuhan mikroba tidak dibunuh oleh kondisi toksik dalam limbah karena penyaring tidak akan berfungsi pada efisiensi yang telah dirancang sampai pertumbuhan mapan kembali yang dapat memakan waktu yang lama.

Baca Juga :  , Pendidikan secara holistik tidak hanya mengembangkan aspek kognitif, tetapi juga afektif dan psikomotorik. Dalam pendekatan tersebut, siswa sebagai peserta didik dipandang dan diperlakukan sebagai pribadi yang multidimensional dan memiliki , . Di antara berbagai dimensi, fisik dan karakter merupakan dimensi penting yang perlu dibentuk dan dibangun dengan benar karena akan menjadi fondasi kehidupan siswa., Fenomena kenakalan di kalangan remaja seperti tawuran dan , yang semakin marak belakangan ini disinyalir merupakan salah satu indikator adanya krisis karakter di kalangan remaja. Padahal, Undang-Undang No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional pada pasal 3 mengamanatkan pentingnya pendidikan berbasis karakter. Pada pasal tersebut, ditulis pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa., Banyak cara dapat dilakukan untuk membangun dan mengembangkan karakter siswa. Salah satu cara efektif untuk menanamkan pendidikan karakter siswa adalah kegiatan pertandingan olahraga. Melalui kegiatan tersebut, karakter-karakter penting seperti kejujuran, sportifitas, tanggung jawab, peduli, hormat/menghargai, disiplin, kerja sama, pada diri peserta didik diperkenalkan dan diperkuat. Bertolak dari paradigma, fenomena, dan real ita di atas, SMA Tunas Manunggal berencana akan menggelar acara Tumang Cup II. Di samping Tumang Cup II merupakan agenda program dua tahunan yang d igelar secara rutin seti ap dua tahun sekali, kami meyakini diselenggarakannya kegiatan Tumang Cup II tersebut dapat menjadi sarana yang efektif untuk membangun karakter mulia siswa. Selaras juga dengan visi dan misi sekolah, melalui acara tersebut, sekolah ingin menunjukkan komitmen dalam mengembangkan diri siswa secara holistik, multidimensional, dan , . Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan sikap jujur, tanggung jawab, sportif, disiplin, hormat, percaya diri siswa bertumbuh dengan baik dengan dibingkai semangat kasih dan persaudaraan antar pelajar SMA di Jakarta dan Tangerang., Tumang Cup II 2018 mengangkat tema , , berasal dari bahasa ltalia yang berarti kepercayaan diri. Melalui event ini, diharapkan para pelajar memiliki kebanggaan dan kepercayaan diri untuk menunjukkan talenta mereka dalam jiwa kepemimpinan, sportifitas dalam semangat persaudaraan., Kegiatan Tumang Cup II terdiri atas 2 kategori, yaitu kegiatan pertandingan dan perlombaan. Kategori pertandingan meliputi cabang olahraga sepak bola, bola voli, basket, bulu tangkis, dan tenis. Selain itu, pada kategori perlombaan terdiri atas cabang fotografi dan melukis., Tumang Cup II 2018 akan dilaksanakan dengan jadwal sebagai berikut., , Untuk semua cabang perlombaan dan pertandingan, pemenang Tumang CupII 2018 akan mendapatkan hadiah dengan rincian sebagai berikut., , Tumang Cup II 2018 akan mengundang seluruh SMA yang ada di Jakarta dan Tangerang baik dari sekolah swasta atau negeri daftar nama sekolah yang diundang terlampir di belakang., Demikian rencana kegiatan Tumangcup II 2018 kami ajukan. Informasi lebih mendetail tentang pendaftaran dan teknik perlombaan dapat diperoleh di blog , , dan konfirmasi pendaftaran dapat dilakukan kepada Panita Tumang Cup II 2018 melalui e-mail: t, atau contact person: Angela Kontariadi (08974020798)., Besar harapan kami sekolah Bapak/Ibu dapat mengikuti Tumang Cup II 2018 yang kami selenggarakan. Atas perhatian dan kerja sama bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih., Hormat kami,, Ketua Panitia Siswa TC II Ketua Panitia Guru TC II, , Angella Kontariadi Maria Setiadi Sanjaya,

2. Activated Sludge (Lumpur Aktif)

Sistem pengolahan lumpur aktif adalah pengolahan dengan cara membiakkan bakteri aerobik dalam tangki aerase yang bertujuan untuk menurunkan organik karbon atau organik nitrogen. Dalam penurunan organik karbon, bakteri yang berperan adalah bekteri heterotrifik. Sumber energi berasal dari oksidasi senyawa organik dan sumber karbon yang bersal dari organik karbon. BOD atau COD dipakai sebagai ukuran atau satuan yang menyatakan konsentrasi organik karbon yang selanjutnya disebut substrat.

Proses activated sludge didasarkan atas pengguanaan sejumlah mikroba yang terdapat dalam bentuk flog tersuspensi akibat agitasi, sehingga akan terjadi kontak dengan senyawa organik dalam air limbah dalam frekuensi yang sering. Agitasi ini dapat dilakukan dengan agitasi mekanik dengan turbin atau dengan mengalirkan udara (aerasi).

Pada proses lumpur aktif terdiri atas 2 tangki yaitu, tangki aerasi dimana terjadi reaksi penguraian zat organik secara biokimia oleh mikroba dalam keadaan cukup oksigen dan tangki biosolid tempat lumpur aktif dipisahkan dari cairan.

Baca Juga :  Klasifikasi bencana alam berdasarkan penyebabnya dibedakan menjadi tiga. Sebutkan!

Air limbah bersama lumpur aktif masuk ke dalam tangki aerasi, dimana dilakukan aerasi terus-menerus untuk memberikan oksigen. Di dalam tangki aerasi ini, terjadi reaksi penguraian zat organik yang terkandung di dalam air limbah secara biokimia oleh mikroba yang terkandung di dalam lumpur aktif menjadi gas CO2 dan sel baru. Jumlah mikroba dalam tangki aerasi akan bertambah banyak dengan dihasilkannya sel-sel baru.



itulah kunci jawaban dan rangkuman mengenai pertanyaan dan pembahasan soal nya. semoga bermanfaat untuk adik dan teman teman semua. nantikan jawaban yang berkualitas lainya hanya di situs faq.co.id ini. Terimakasih semoga dapat nilai yang bagus dan dapat juara kelas ya.

>>>DISCLAIMER <<<

Orangtua dapat mengoreksi kembali jawaban diatas. kunci jawaban ini sebagai bahan referensi dan panduan belajar siswa di rumah. untuk itu siswa dapat memeriksanya kembali apabila ada kesalahan atau penulisan isi jawaban.

Tinggalkan komentar

Faq App

Aplikasi ringan dan simple untuk mencari kunci jawaban pertanyaan yang beredar diinternet. mulai kunci jawaban tingkat sd smp dan sma sederajat. dilengkap dengan pembahasan lengkap dan terbaru. 99% isian jawaban akurat dan mudah dimengerti.

Services

Tentang

Kerjasama

Kebijakan Privasi

Hubungi Kami

faqcoid@gmail.com

Jakarta, Indonesia.